Minggu, 02 September 2012

Timer pada Delphi

Apa itu Timer?
Timer adalah waktu yang digunakan untuk menghitung jam, tanggal, dan stop wacth.
Timer digunakan untuk suatu prosedur atau fungsi yang dilaksanakan dalam jeda waktu tertentu atau biasa disebut interval.

Contoh Program Timer :

  1. Buatlah Form baru
  2. Buatlah 4 Label dan 1 Timer
  3. Double klik pada Timer, kemudian masukkan listing program seperti di bawah ini :
procedure TForm1.Timer1Timer (sender:TObject);
var
     ADate  : TDateTime
     Hari     :  array[1...7] of string;
begin
hari [1] := 'Minggu';
hari [2] := 'Senin';
hari [3] := 'Selasa';
hari [4] := 'Rabu';
hari [5] := 'Kamis';
hari [6] := 'Jumat';
hari [7] := 'Sabtu';
ADate := date;
Label1.Caption := timetostr (time);
Label2.Caption := timetostr (date);
Label3.Caption := hari [DayOfWeek(ADate)]+'/'+datetimetostr(date);
Label4.Caption := formatdatetime ('hh : nn : ss',now);

Selasa, 31 Juli 2012

A Thousand Years (Lyrics)



Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow

One step closer..

I have died everyday waiting for you
Darlin' don't be afraid I have love you
For a Thousand years
I'll love you for a Thousand more

Time stands still beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath, 
Every hour has come to this


One step closer..


I have died everyday waiting for you
Darlin' don't be afraid I have love you
For a Thousand years
I'll love you for a Thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought Your heart to me 
I have loved you 
For a Thousand years
I'll love you for a Thousand more


One step closer..
One step closer..

I have died everyday waiting for you
Darlin' don't be afraid I have love you
For a Thousand years
I'll love you for a Thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought Your heart to me 
I have loved you 
For a Thousand years
I'll love you for a Thousand more

Selasa, 24 Juli 2012

PERULANGAN & PERCABANGAN PADA DELPHI

Kali ini saya akan membahas pengertian tentang Perulangan & Percabangan pada Delphi.
Yang sedang mengerjakan Laporan Pendahuluan pada praktikum Informatika di Gunadarma semoga saja ini bisa membantu :))

Pengertian Perulangan & Percabangan :

Perulangan adalah suatu cara untuk mengulang satu atau sekumpulan perintah sampai mencapai kondisi tertentu.
Percabangan adalah operator yang digunakan untuk menentukan pilihan terhadap beberapa pilihan yang ada. 

Jenis-jenis Perulangan & Percabangan :

Jenis Perulangan :
  • Perulangan For To Do
Perulangan ini berjalan dengan menggunakan suatu variabel counter yang akan bertambah secara otomatis ketika perintah yang diulang telah selesai dikerjakan.
Bentuk Umum :
For counter := nilai awal To nilai akhir Do
Begin
Perintah;
Perintah;
End;

  • Perulangan For Down To Do
Perulangan ini sama seperti perulangan dengan menggunakan suatu variabel counter yang akan bertambah secara otomatis.
Bentuk Umum :
For counter := nilai awal DownTo nilai akhir Do
Begin
Perintah;
Perintah;
End;

  • Perulangan Repeat Until
Perulangan ini bekerja sampai kondisi yang diinginkan tercapai. Perulangan repeat until juga bisa digunakan untuk perulangan yang menggunakan banyak kondisi keluar  (multi condition loop).
Bentuk Umum :
Repeat
Perintah ;
Perintah;
Until Kondisi;


Jenis Percabangan :
  • Percabangan IF...THEN
Perintah bersyarat If-Then digunakan hanya untuk melakukan satu aksi bila kondisi terpenuhi.
Bentuk Umum :
If then
Begin
.........{statement - 1}
End;

  • Percabangan IF...THEN...ELSE
Umumnya digunakan untuk melakukan percabangan sederhana (antara dua atau tiga cabang).
Bentuk Umum :
If then
Begin
........{statement - 1}
End
Else
Begin
........{statement - 2}
end;

  • Percabangan CASE
Case of adalah metode lain dari sebuah percabangan, berfungsi sama seperti fungsi if yaitu untuk melakukan seleksi atas beberapa pilihan dengan kondisi sebagai syarat yang harus dipenuhi.


Rabu, 06 Juni 2012

MANUSIA DAN CINTA KASIH


PENGERTIAN CINTA KASIH


Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya WJS Poerwadarminta. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada). Ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai menaruh belas kasihan.

Didalam kitab suci Al Quran ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, rasulallah dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat rendah artinya cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.

                Cinta kasih adalah rasa cinta/rasa sayang  yang dimiliki setiap individu terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.  Seperti cinta terhadap keluarga, anak, maupun terhadap seseorang yang sangat berarti bagi hidupnya.
Jika seseorang telah percaya memberikan cintanya kepada kita, maka jagalah kepercayaan itu. Karena tidak mudah mendapatkan kembali kepercayaan  jika kita telah melukai atau tidak bisa menjaga kepercayaan tersebut.

Cinta kasih menurut agama yaitu rasa cinta yang diberikan terhadap orang lain tetapi rasa itu tidak berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan  hasilnya tidak akan baik . atau juga agar tidak terjadi sesuatu yang menyebabkan fitnah, maupun pandangan orang lain terhadap kita tidak negative.

Cinta kasih tidak hanya/tidak cukup ditunjukkan dengan kata-kata, cinta kasih juga perlu ditunjukkan dengan perbuatan yaitu dengan cara kita menjaga hubungan agar tetap baik, menjaga kepercayaan, kejujuran, kesetiaan dan yang paling penting saling menghargai satu sama lain.

Jika dalam hidup kita terdapat  cinta kasih, hidup kita menjadi lebih semangat, lebih berwarna dan lebih indah. Tetapi cinta juga bisa menyakitkan jika kita tidak bisa menjaganya, cinta itu akan pergi dan mungkin tidak akan pernah kembali lagi. Agar cinta tidak hilang maka jagalah, dan hargailah cinta seseoang yang telah diberikan pada kita, jagalah kepercayaannnya.

Senin, 26 Maret 2012

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

MANUSIA & HAKEKAT MANUSIA

Manusia

Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan ( politik ).

Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu :

  • Jasad yaitu badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba, dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.
  • Hayat yaitu mengandung unsure hidup, yang ditandai dengan gerak
  • Ruh yaitu bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersift konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
  • Nafs dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentan diri sendiri

Hakekat Manusia

  1. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
  2. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.
  3. Makhluk biokultural yaitu makhluk hayati yang budayawi
  4. Makhluk Ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

Sumber:

http://massofa.wordpress.com/2008/10/21/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/


KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR

Kepribadian bangsa Timur bisa diartikan sebagai sikap atau tindakan masyarakat sesuai dengan lingkungannya.

Salah satu contohnya yaitu Bangsa Indonesia, masyarakat yang tinggal di Indonesia umumnya memiliki kepribadian yang baik, ramah, memiliki sifat yang santun serta suka menolong.

Sebagian besar cara berpakaian bangsa Timur masih sopan dan tertutup dibandingkan bangsa Barat, tetapi ada juga bangsa Timur yang berpakaian dan berperilaku seperti bangsa Barat, hal ini bisa juga karena bangsa Timur yang tinggal di Barat bertahun-tahun sehingga masih terbawa dengan kebudayaan Barat, tetapi ada juga yang disebabkan oleh masuknya kebudayaan bangsa Barat ke bangsa Timur.


UNSUR-UNSUR, WUJUD & ORIENTASI KEBUDAYAAN

Mengenai unsur kebudayaan, dalam bukunya pengantar Ilmu Antropologi, Koenjtaraningrat, mengambil sari dari berbagai kerangka yang disusun para sarjana Antropologi, mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan yang dapat ditemukan pada semua bangsa di dunia yang kemudian disebut unsur-unsur kebudayaan universal, antaralain :

  1. Bahasa
  2. Sistem Pengetahuan
  3. Organisasi Sosial
  4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
  5. Sistem Mata Pencaharian
  6. Sistem Religi
  7. Kesenian


Wujud Kebudayaan

J. J Honigmann (dalam Koenjtaraningrat, 2000) membedakan adanya tiga ‘gejala kebudayaan’ : yaitu : (1) ideas, (2) activities, dan (3) artifact, dan ini diperjelas oleh Koenjtaraningrat yang mengistilahkannya dengan tiga wujud kebudayaan :

  1. Wujud kebudayaan sebagai suatu yang kompleks dari ide-ide, gagasan-gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.
  2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
  3. Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Sumber:

http://com3nk.wordpress.com/2010/05/19/wujud-dan-unsur-kebudayaan/


Orientasi Kebudayaan

Pada zaman sekarang ini seakan banyak masyarakat yang tidak mengenali budaya negaranya, apalagi jika ada budaya lain masuk ke negaranya, maka budaya sendiri kadang terlupakan. Hal inilah yang menyebabkan orientasi budaya sendiri semakin tidak berkembang. Adapula Negara lain yang mengakui budaya yang bukan miliknya, itu disebabkan karena acuhnya kalangan masyarakat sekarang terhadap budayanya.


PERUBAHAN KEBUDAYAAN & KAITANNYA MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN

Seperti yang dijelaskan dalam Orientasi kebudayaan di atas, manusia sangat berpengaruh/berkaitan terhadap kebudayaannya, jika manusia tersebut tidak peduli terhadap kebudayaannya, maka kebudayaan tersebut tidak akan pernah berkembang. Jika ada kebudayaan lain yang masuk maka kebudayaan sendiri akan terkalahkan. Contohnya kebudayaan Negara Indonesia, masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang sopan santun, berpakaian rapi, & tertutup. Tetapi karena budaya Barat masuk ke Indonesia maka sebagian masyarakat Indonesia sudah mengikuti gaya/cara berpakain seperti masyarakat Barat.

Jadi perubahan kebudayaan Negara sangat berkaitan dengan masyarakatnya.

Minggu, 25 Maret 2012

ILMU BUDAYA DASAR

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Sebelum masuk ke tujuan dan ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar, agar lebih memahami apa itu Ilmu Budaya Dasar maka akan di bahas tentang pengertiannya terlebih dahulu.

Ilmu Budaya Dasar (IBD) adalah ilmu atau pengetahuan yang mempelajari tentang nila-nilai kebudayaan dan manusia dengan masalah-masalah yang dihadapi setiap harinya.

Istilah Ilmu budaya dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari bahasa Inggris “The Humanities”.Istilah Humanities tersebut berasal dari bahasa latin Humanus yang berarti manusia, berbudaya dan halus.


TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu Budaya Dasar memiliki tujuan diantaranya:

  1. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup dan berinteraksi dengan manusia lain
  2. Dengan mempelajari IBD manusia bisa mengenali diri sendiri maupun orang lain (agar lebih mudah untuk berinteraksi).
  3. Ilmu Budaya Dasar mampu mengkaji atau membantu masalah-masalah manusia setiap harinya serta masalah kebudayaan.
  4. Tanggap (lebih paham) terhadap hasil budaya sendiri maupun orang lain agar lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
  5. Dengan mempelajari IBD diharapkan para pemuda menjadi pemimpin bangsa yang bisa memimpin dengan bijak sesuai dengan norma-norma manusia dan politik serta kebudayaan.

RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR

Ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar yaitu membahas atau mempelajari tentang baik hubungan manusia dengan sesama, manusia dengan alam maupun manusia dengan Penciptanya. Tetapi dalam Ilmu Budaya Dasar lebih ditekankan (pokok bahasan) untuk mempelajari tentang:

  • Manusia dan Kebudayaan

- Manusia dan hakekat manusia

- Kepribadian bangsa Timur

- Unsur-unsur, wujud dan orientasi kebudayaan

- Perubahan kebudayaan dan kaitan manusia dengan

kebudayaan.


  • Manusia dan Keindahan

- Keindahan

- Renungan keserasian


  • Manusia dan Cinta Kasih

- Pengertian cinta kasih

- Cinta menurut ajaran agama

- Kasih sayang

- Kemesraan

- Pemujaan

- Belas kasihan dan cinta kasih erotis

  • Manusia dan Penderitaan

- Pengertian penderitaan

- Siksaan

- Kekalutan mental

- Penderitaan dan perjuangan

  • Manusia dan kegelisahan

  • Manusia dan Keadilan

  • Manusia dan Pandangan Hidup

  • Manusia dan tanggung jawab

  • Manusia dengan Pengabdian

  • Manusia dan Harapan.



http://ibalmag.wordpress.com/2011/02/22/pengertian-tujuan-dan-ruang-lingkup-ilmu-budaya-dasar/


Sabtu, 17 Desember 2011

PLAGIARISME

Plagiarisme adalah tindakan penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah-olah menjadi karangan dan pendapatnya sendiri tanpa memberikan keterangan yang cukup tentang sumbernya.

Karena plagiarisme sangat merugikan orang lain, terutama para pencipta karya, maka plagiarisme tersebut merupakan pelanggaran UU Hak Cipta dan Etika. Dan di dalam Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tidaklah mengenal istilah tentang plagiarisme atau plagiat tersebut.

Cara mengatasi agar tidak terjadi plagiaisme yaitu:
* menggunakan informasi yang berupa fakta umum.
* menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain
dengan memberikan sumber yang jelas.
* mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas yang jelas
bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.





Sumber:
[http://plagiatism.blogspot.com/2010/02/pengertian-plagiant.html]