Minggu, 16 Juni 2013

WEB & PERILAKU PENGGUNA atau IMK

Nama Kelompok :

Adrel Jatnika (50411260)
Febriyanto Prasetyo (52411792)
Ida Matu Qoiriyah (53411458)
Julian Permana Putra (53411878)
Riza Maulana (56411297)



 1.     Perilaku Navigasi
Pada tahun 2007 pengguna internet sangat terbatas hanya 28% dan hanya menggunakan intenetnya 5 jam seminggu atau lebih, Sedangkan pada tahun 2012 penggunaan internet lebih besar di banding 2007. Sebagian pengguna online adalah anggota keluarga, teman-teman, atau  dengan komputer yang di akses internet gratis yang disediakan oleh berbagai pusat komunitas.
Pengguna internet pada tahun 2012 memiliki minat yang kurang tau untuk  mempelajari konsep navigasi website dengan istilah navigasinya  “ Home” dan “About”, dan cenderung melihat istilah tersebut terkait dirinya sendiri.

2.     Perilaku Pencarian
  • Efek Facebook

meningkatnya penggunaan situs jejaring sosial mungkin berkontribusi terhadap penurunan umum dalam seberapa baik beberapa pengguna web memahami struktur dasar dan sistem navigasi situs. Dan, proses ini mungkin akan diperburuk oleh meningkatnya penggunaan antarmuka berbasis aplikasi untuk berbagai kegiatan web mulai dari perbankan untuk jadwal kereta.
  • Googlefication 

perubahan perilaku web selama lima tahun antara 2007 hingga 2012 adalah ketergantungan yang tumbuh di Google untuk mencari informasi. Pada tahun 2004, Google menyumbang kurang dari 50% dan Yahoo, berada di 26%. Tapi pada tahun 2012, 83% dari pencari menggunakan Google, Yahoo di posisi kedua sangat jauh (hanya 6%).
Google sekarang log sekitar 2 miliar permintaan pencarian per hari, dari sekitar 300 juta orang, dan peningkatan jumlah orang menjadikan Google sebagai entry point standar ke halaman jauh di dalam situs web. Maka dari itu timbul pernyataan: Mengapa repot-repot belajar bagaimana menggunakan situs untuk menemukan apa yang ingin kita inginkan, biarkan saja Google akan melakukannya untuk kita.



Referensi :
rockydui.wordpress.com/2013/05/11/web-perilaku-sosial-pengguna/



DAMPAK EKONOMI dan PENGARUH WEB

Nama Kelompok :

Adrel Jatnika (50411260)
Febriyanto Prasetyo (52411792)
Ida Matu Qoiriyah (53411458)
Julian Permana Putra (53411878)
Riza Maulana (56411297)



1.      Iklan
Periklanan adalah sumber informasi bagi para konsumen dan sumber kekuatan pasar bagi para pengiklan.Periklanan telah dituduh merugikan masyarakat karena sepertinya ia lebih dari sekedar menjual produk-produk baru ia juga dapat membentuk kecenderungan dan sikap social secara kuat.Denagn intenet sebuah perusahaan dapat menyajikan kombinasi iklan ,informasi,dan hiburan yang berhubungan dengan produk mereka kepada konsumen.Para konsumen mampu mengendalikan penampakan produk pada mereka dan akhirnya memtutuskan apakah mereka ingin lebih mengetahuinya atau bahkan memesannya.Dengan mengetatnya anggaran periklanan pada tahun 1990-an keandalan menjadi lebih penting daripada sebelumnya.Para pengiklan internet mampu mencatat jumlah orang yang benar-benar melihat iklan mereka dan dari awal mengetahui berapa banyak biaya yang dibebani mereka setiap kunjungan situs Web.


KARAKTERISTIK LINGKUNGAN PERIKLANAN
• kekuatan lingkungan selalu berubah
• perubahan lingkungan menciptakan ketidakpastian, ancaman, peluang (dalam dinamika periklanan)
• tanggapan terhadap perubahan lingkungan:
* reaktif apabila tdk dpt mengendalikan elemen-2 lingkungan, caranya selalu menyesuaikan diri dgn perkembangan yg ada
* proaktif apabila memiliki sejumlah kendali dan resources, caranya dgn mengambil langkah-2 utk melakukan perubahan yg menghasilkan lingkungan yg lebih kondusif

IKLAN TERHADAP PENGARUH EKONOMI
1. Iklan sebagai transaksi atau peristiwa yang ekonomi yang mampu mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat.
• Iklan sebagai kegiatan jual beli (untuk menyampaikan pesan, pengiklan harus membayar media yang dipilih).
• Memberi keuntungan kepada agen iklan.
• Membuka lapangan kerja.
• Iklan menjaadi salah satu bidang bisnis yang menjanjikan.
• Industri periklanan menjadi salah satu pilihan kerja yang menjanjikan.
• Seiring dicanangkannya industri kreatif, iklan menjadi salah satu profesi bergengsi.
• Saat krisis ekonomi 1998, industri periklanan merupakan satu-satunya industri yang cepat keluar dari keterpurukan.
• Data AC Nielsen: belanja iklan 2001 Rp 9,717 triliun à 2002 Rp 12 triliun (ada kenaikan 200 % dari belanja iklan 1997). Fantastis!
Tahun 1997 ada 179 merek yang diiklankan di media utama nasional à Tahun 2000 ada 237 merek (Cakram, Juni 2000). Artinya kalangan industri masih memberikan kepercayaan melakukan promosi produk melalui iklan.
• Periklanan mendatangkan pajak besar bagi daerah.
2. Dampak (Cakram, Juni 2000). Artinya kalangan industri masih memberikan kepercayaan melakukan promosi .
·         pesan yang ditimbulkan.
·         Meningkatkan pemasaran produk.


1.      Penjualan Online
 Penjualan online adalah melakukan aktifitas penjualan dari mencari calon pembeli sampai menawarkan produk atau barang dengan memanfaatkan jaringan internet yang didukung dengan seperangkat alat elektronik sebagai penghubung dengan jaringan internet.
          Pengaruhnya:
·         Kehadiran e-commerce yang terus berkembang lambat laun akan merubah   kebiasaan bertransaksi sebagian masyarakat kita. Para produsen maupun konsumen akan terbiasa menjual maupun membeli produk dan jasa secara online ketimbang melangkahkan kaki ke outlet penjualan. Ruang dan waktu bukan lagi menjadi kendala. Sebuah perusahaan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama dengan kalangan bisnis asing untuk menjalin kerjasama atau ingin mengakses pasar mancanegara.
·         seseorang lebih mudah untuk mengembangkan usahanya seperti dengan menjual barang dan jasa via online. Banyak sekali situs yang menyediakan jual beli online. Salah satu yang terbesar adalah TokoBagus(dot)com. Dengan adanya Internet pula kita tidak perlu repot pergi untuk membeli barang yang kita butuhkan. Tinggal pesan saja melalui transaksi ataupun dengan cash.
·         Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi.





Referensi :





WEB & PERILAKU SOSIAL

Nama Kelompok :

Adrel Jatnika (50411260)
Febriyanto Prasetyo (52411792)
Ida Matu Qoiriyah (53411458)
Julian Permana Putra (53411878)
Riza Maulana (56411297)



A.     Web merefleksikan perilaku sosial
      Web dapat merefleksikan perilaku sosial masyarakat dengan menggunakan IP address masyarakat mudah untuk mengakses situs – situs seperti penjualan online, media sosial yang akan mempengaruhi perilaku sosial mereka. Sebagai contoh yang sering terjadi yaitu seseorang yang sering mengakses media sosial seperti facebook, jika orang tersebut mempunyai moral & kepribadian yang tidak baik, awalnya orang tersebut mengajak kenalan dan berpura – pura akrab kemudian orang tersebut  mengajak ketemuan lalu menculik korbannya seperti yang marak sering terjadi saat ini.

B.  Web mempengaruhi perilaku sosial
  • Dampak positif diantaranya adalah:

1.      Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat.
Sumber informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam masyarakat, semua orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat saling bertukar informasi satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang ada.
2.       Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
A berada di kota Bandung dan B berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi melalui ponsel. Mereka saling mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling bertukar cerita. Itulah sedikit gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan interaksi sosial. Walaupun berjauhan dan berada dalam zona waktu yang berbeda, mereka tetap dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi.
3.      Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
Peraturan pemerintah serta kebijakannya dapat keluar pada waktu yang tidak dapat diprediksi. Masa berlakunya pun kadang bersifat tentatif. Masyarakat pun sering dibingungkan oleh masalah ini. Karena keterlambatan info, masyarakat dirugikan oleh hal ini. Oleh karena itu, publikasi kebijakan serta peraturan pemerintah memerlukan media TIK, misalnya televisi, radio dan internet. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah maupun baru keluar.
4.     Tumbuhnya sikap percaya diri dan motivasi tinggi.
Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial. Mereka berani tampil secara terbuka, baik kepada orang yang dikenalnya bahkan yang tidak kenal sama sekali. Mereka mengekspos pribadinya dengan memberikan informasi-informasi yang sedang terjadi, baik itu penting atau tidak. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan dan menyampaikan info terkini, hal ini juga dapat memperlihatkan tingkat kompetensi antar individu pun semakin besar.
5.      Adanya “share” budaya antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.

  • Dampak negatifnya adalah :

1.       Meluasnya Perjudian

2.       Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu langsung.
3.       Pola interaksi berubah
4.       Mudah belanja lewat internet mengakibatkan budaya konsumsi yang menimbulkan keborosan.
5.       Munculnya pornografi/konten konten dewasa.
6.       Maraknya kejahatan via dunia maya dll.




Referensi :
 http://jefferyyonas.blogspot.com/2013/01/dampak-perkembangan-teknologi.htm
 http://wahyudittia.wordpress.com/2013/01/19/tulisan-3-dampak-teknologi-informasi-dan-komunikasi-terhadap-perilaku-sosial-masyarakat/